Letusan Gunung Berapi Terbesar di Dunia

Letusan Gunung Berapi Terbesar di Dunia

Letusan Gunung Berapi Terbesar di Dunia – Gunung merupakan bukit yang sangat besar dan tinggi, biasanya gunung memiliki ketinggian lebih dari 600 meter. Semua gunung memiliki potensi untuk meletus karena di bawahnya ada aliran Magma.

Letusan Gunung Berapi Terbesar di Dunia

Indonesia sendiri memiliki banyak sekali gunung berapi aktif hingga kini. Bahkan Indonesia tercatat pernah mengalami dua kali letusan gunung berapi yang maha dahsyat, yaitu letusan Gunung Krakatau dan juga Gunung Galunggung.

Letusan Gunung Berapi Terdahsyat di Dunia

Letusan Gunung Berapi Terdahsyat di Dunia

  • Gunung Tambora, Pulau Sumbawa, Indonesia

Letusan Tambora tahun 1815 adalah letusan terbesar dalam sejarah. Letusan gunung ini terdengar sejauh 2.600 km, dan abu jatuh setidaknya sejauh 1.300 km. Kegelapan terlihat sejauh 600 km dari puncak gunung selama lebih dari dua hari. Aliran piroklastik menyebar setidaknya 20 km dari puncak.

Material vulkanik yang mengalir ke lautan menyebabkan gelombang tsunami dengan ketinggian 4 meter. Seorang ilmuwan dan budayawan Amerika Serikat, Gillen D’Arcy Wood, dalam bukunya “Tambora: The Eruption That Changed the World” yang terbit di tahun 2015, menuliskan letusan Tambora memberikan dampak yang menyebar ke seluruh dunia.

  • Gunung Changbaishan, China

Pegunungan Changbai adalah sebuah pegunungan utama di Asia Timur Laut. Pegunungan ini membentang dari provinsi-provinsi Tiongkok Timur Laut di Heilongjiang, Jilin, dan Liaoning, melintasi perbatasan antara Tiongkok dan Korea Utara, ke provinsi-provinsi Korea Utara di Ryanggang dan Chagang. Dan ketika terjadinya letusan gunung di China ini pun telah membuat banyak warganya kemudian berada di rumah saja dan kemudian memainkan Judi Slot Online bersama situs judi slot online terpercaya

Gunung Changbaishan juga dikenal sebagai Gunung Baitoushan, letusan gunung ini memuntahkan material vulkanik yang sangat jauh hingga ke Jepang Utara, yang berjarak kurang lebih 1.200 kilometer. Hasil dari letusannya juga menciptakan sebuah kaldera besar yang memiliki diameter hampir 4,5 km dengan kedalaman mencapai hampir 1 km yang berada di puncak gunung.

  • Gunung Thera, Pulau Santorini, Yunani

Santorini merupakan kelompok bundar pulau gunung berapi di Laut Aegea, terletak 200 km dari daratan Yunani. Pulau ini merupakan kelompok Kepulauan Cyclades. Pulau ini memiliki luas wilayah 73 kmĀ² dan populasi 13.600 jiwa. Pulau ini dikenal karena sektor pariwisata dan industri wine-nya.

Sekitar 3.500 tahun lalu, gunung Thera meletus di Yunani. Menurut ahli geologi, letusan Gunung Thera ini mengubah keadaan permukaan bumi di dunia. Para ahli mempelajari debu vulkanik yang ada di dasar laut dan mengungkapkan kalau letusan ini paling kuat sepanjang sejarah dunia. Kejadian ini juga dikaitkan dengan hilangnya Atlantis dan menjadi cerita rakyat turun-temurun di sana.

  • Gunung Pinatubo, Luzon, Filipina

Gunung Pinatubo adalah sebuah stratovolcano aktif yang terletak di pulau Luzon, Filipina, di perbatasan provinsi Zambales, Tarlac, dan Pampanga. Gunung ini meletus pada tahun 1991, lebih dari 490 tahun setelah aktivitas erupsi yang terakhir kali terlihat, yang merupakan letusan terbesar kedua pada abad ke-20.

Gunung ini meletus sekitar tahun 79 saat Italia masih bernama Romawi. Ledakan gunung ini menjadi fenomenal karena melalap kota legendaris Pompeii yang berada di bawahnya. Sebanyak 25.000 orang penduduk Pompeii mati tertimbun berbagai material letusan gunung.

  • Gunung Krakatau, Selat Sunda, Indonesia

Letusan Krakatau terjadi 27 Agustus 1883, Krakatau (atau Rakata) adalah kepulauan vulkanik yang masih aktif dan berada di Selat Sunda, antara Pulau Jawa dan Sumatra.

Klimaksnya adalah ledakan mahadahsyat yang terjadi pada Senin, 27 Agustus 1883 pukul 10.02 pagi. Terjadi sebanyak 4 kali ledakan dahsyat, gelegarnya terdengar hingga Perth, Australia yang jaraknya 4.500 kilometer.